Thursday, February 4, 2010

Sulit

Sejak zaman apa persahabatan menjelmakan cinta?
Kelakarmu yang selalu menggelak tawa
Menyeduh semburat cinta di sepotong hatiku
Mengawang

Mengapa harus mudah mematri namamu
Di sebagian hati ini?
Menyingkap cinta yang tlah lama terluka
Trauma

Bosan rasanya
Mendengar bahana degup jatung
Saat kau dekat, tersenyum

Tak mudah bagimu
Menerima senja bersiluet ini
Dengan aku di tepi pantai
Menunggu jawabmu
Dan kau akan jawab
Tidak!

Kukukuhkan
Aku akan mengikis semuanya
Mengilhami hidup
Dengan memotong memori beberapa hari lalu
Membentangkan harap untuk tidak cintaimu
Sulit!