Thursday, February 4, 2010

Mabuk

Figurmu mengimpulsi jantung berdetak takikardi
Mensekresi cinta di tetesan keringat
Kau mencair mengomposisi plasma darah
Menganastesi sistem sadarku

Aku pecundang
Mencintai malaikat
Seakan ku ingkari ayat-ayat Tuhan
Atau legitimasi cinta sederajat

Aku pendosa
Tergilai aura nabi
Yang hanya bisa mencium bibirnya
Dengan wangi alkohol yang semalaman kuteguk
Agar kau lekang
Tak juga kau lekang
Tetap menginvasi saraf, darah, raga

Tambah lagi segelas
Sampai aku lupa
Tambah lagi segelas
Sampai aku lupa
Aku jatuh cinta